MediacyberID.com, Warga pelintas, Sam Sunhaki, yang sore tadi (Minggu, 29/03) keluar melalui PLBN Wini memprotes keras ulah beberapa oknum yang meminta sejumlah uang kepada dirinya.
Dia disuruh untuk setor uang karena membawa sosis 1 dos kecil didalam mobilnya.
Terhadap media ini, Sam mengaku kesal lantaran sosis pemberian oleh oleh dari keluarga di Oeccusse itu disita petugas Karantina di PLBN Wini.
“Saya masuk ke Oeccusse untuk hadiri acara 40 hari atas meninggalnya saudariku. Hari ini saya keluar kembali ke Indonesia dan ada oleh oleh dari keluarga berupa minuman kaleng dan sosis satu dos kecil. Tiba di PLBN Wini, mobil saya diperiksa dan ada sosis itu. Petugas minta saya untuk turunkan namun sebelumnya petugas itu meminta uang supaya sosis itu bisa lolos. Saya katakan tunggu karena masih stempel paspor. Usai stempel, saya temui petugas itu namun dia katakan sosis itu harus ditahan”, ujar Sam.
Kesal dengan oleh oleh keluarga yang ditahan, Sam lantas ajukan beberapa pertanyaan kepada petugas namun petugas hanya diam dan meminta untuk dirinya bisa bicara baik baik didalam kantor.
“Saya tidak marah kalau itu adalah aturan, tapi jangan mereka berkedok aturan tapi ujung ujung duit habis perkara. Kalau sebelumnya saya beri uang pasti sosis itu bisa lolos dan nampaknya mereka sudah terbiasa. Minta uang atau sita barang lalu tidak ada publikasi laporan terkait pemusnahan barang barang sitaan”, tambah Sam.
“Saya minta Pak wartawan tolong publikasikan ini biar kasus saya sebagai berita edukatif terhadap warga pelintas yang melalui PLBN Wini”, pinta Sam.
Hingga berita ini diturunkan pihak petugas yang dimaksud belum berhasil ditemui.
Sebagai informasi saja, bahwa barang dari Timor Leste berupa produk olahan dari daging seperti sosis, itu harus ada dokumen resmi. Tindakan ini dilakukan untuk melindungi wilayah Indonesia dari penyakit hewan berbahaya. (Yan Meko).
Lewati ke konten







