MediacyberID.com – Kabupaten Bekasi β Kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menuai apresiasi positif dari berbagai kalangan. Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, menilai bahwa dalam waktu yang relatif singkat, kepemimpinan Asep Surya Atmaja telah berhasil membawa perubahan signifikan dan nyata dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Menurut Mariam, berbagai kebijakan strategis yang diambil menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta sangat pro terhadap kepentingan masyarakat dan kemudahan investasi.
βDalam waktu singkat, beliau mampu menghadirkan terobosan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,β ujar Mariam dalam keterangannya, Minggu (05/04/2026).
Ada enam poin utama keberhasilan dan langkah strategis yang menjadi sorotan positif dari kinerja Plt Bupati Bekasi:
1. Reformasi Perizinan untuk Kemudahan Investasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi mencabut Peraturan Bupati Bekasi Nomor 56 Tahun 2019 yang selama ini dinilai menghambat investasi karena prosedurnya berbelit. Sebagai gantinya, diterbitkan Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan perizinan dan non-perizinan terpadu satu pintu yang terintegrasi langsung dengan sistem Online Single Submission (OSS). Kebijakan ini memangkas birokrasi sehingga investor tidak perlu melalui banyak tahapan administrasi yang rumit.
2. Transparansi Pengelolaan APBD 2026
Langkah transparansi dilakukan secara nyata melalui publikasi data yang terbuka. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kini mempublikasikan realisasi pendapatan daerah setiap hari melalui media sosial. Selain itu, seluruh dinas teknis juga wajib mempublikasikan program pembangunan infrastruktur beserta rincian anggarannya. Hal ini membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat, sebuah langkah yang belum pernah dilakukan secara konsisten sebelumnya.
3. Penertiban dan Relokasi Pasar Tumpah
Penataan dilakukan tegas terhadap pasar tumpah di kawasan SGC yang sebelumnya menjadi sumber kemacetan dan kesemrawutan. Para pedagang direlokasi ke area yang lebih tertata agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar tanpa mengganggu lalu lintas. Langkah serupa juga diterapkan di Pasar Bojong Kedung Waringin dengan menertibkan pedagang agar tidak lagi berjualan di badan jalan.
4. Penyelesaian Konflik Sosial Secara Damai

Pemerintah daerah berhasil memediasi dan menyelesaikan konflik sosial secara dialogis dan damai. Salah satunya adalah penyelesaian masalah antara pengembang Perumahan Vasana Neo Harapan Indah dengan warga terkait pendirian rumah ibadah. Hal ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada solusi.
5. Pembentukan Satgas Peningkatan PAD
Dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melibatkan unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan Kejaksaan. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah secara terkoordinasi dan terukur.
6. Pelunasan Tunggakan BPJS Kesehatan
Salah satu capaian yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pelunasan tunggakan BPJS Kesehatan yang mencapai angka Rp240 miliar. Kebijakan ini membuat layanan kesehatan kembali aktif dan dapat diakses secara gratis oleh warga yang membutuhkan.
Mariam berharap berbagai capaian positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya demi kesejahteraan masyarakat Bekasi.
βIni menjadi bukti bahwa dengan kepemimpinan yang tegas dan berorientasi pada solusi, perubahan nyata bisa diwujudkan dalam waktu singkat,β tutupnya. (Ade Irawan)
Lewati ke konten







