MediacyberID.com – TOBA – SMKN 1 Laguboti, Kabupaten Toba kini menjadi sorotan Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia Sumatera Utara (MAKI Sumut) setelah mencuatnya temuan anggaran fantastis dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Ajaran 2024–2025. Beberapa item penganggaran dinilai janggal dan fantastis diduga mengarah pada indikasi Mark Up.
“Berdasarkan data yang kita peroleh, pada tahun 2024 sekolah tersebut menganggarkan pengembangan perpustakaan senilai 221 juta sementara pada tahun 2025 jumlahnya mencapai 217 juta,”kata Koordinator MAKI Sumut, Ananda Rizki. Jumat,(5/6/2026).
Tak hanya itu, lanjut Ananda anggaran fantastis juga tampak pada pemeliharaan sarana dan prasarana. Pada tahun 2024 SMKN 1 Laguboti mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana pada tahun 2024 mencapai 182 juta dan tahun 2025 senilai 207 juta, sedangkan untuk administrasi kegiatan sekolah tahun 2024 sebesar 364 juta dan tahun 2025 senilai 381 juta. Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran tahun 2024 sebesar 32 juta sementara tahun 2025 sebesar 51 juta dan Penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama pada tahun 2024 sebesar 76 juta dan pada tahun 2025 senilai 33 juta.
Ia menegaskan, besarnya anggaran tersebut, MAKI Sumut mendesak Kejaksaan Negeri Toba untuk segera melakukan audit serta memeriksa Kepala Sekolah dan Bendahara BOS. Karena menurutnya, langkah ini dinilai penting untuk memastikan adanya transparansi, akuntabilitas, dan mutu pendidikan di SMKN 1 Laguboti agar tidak tercoreng oleh dugaan praktik penyelewengan anggaran.
“Kami minta Kejaksaan Negeri Toba untuk segera memeriksa Kepala Sekolah dan Bendahara BOS SMKN 1 Laguboti guna menjamin transparansi dan mutu pendidikan di sekolah tersebut,”tegas Ananda.
Kepala SMKN 1 Laguboti, Benson Dorlan Hutahaean mengatakan, terkait konfirmasi mengenai pengelolaan dana BOS T.A 2024-2025 di SMK Negeri 1 Laguboti, kami sangat menghargai fungsi kontrol sosial yang rekan-rekan jalankan.
”Saat ini, kami sedang melakukan rekapitulasi internal dan berkoordinasi dengan tim manajemen BOS sekolah Tahun Ajaran 2024-2025. Untuk memastikan informasi yang kami berikan akurat dan berimbang, kami meminta waktu untuk menyiapkan data tersebut. Kami akan memberikan keterangan lebih lanjut dalam waktu dekat. Terima kasih atas pengertiannya,”kata Benson dalam pesan WhatsApp. (TONI).
Lewati ke konten







