MediacyberID.com – Ketua Umum Garuda Desa Nusantara (Gardanusa), Arif Fadillah, menegaskan bahwa langkah pemuda hari ini adalah penentu masa depan desa dan fondasi utama kedaulatan bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam refleksi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang mengusung komitmen besar Gardanusa untuk terus menggerakkan pemuda dari akar rumput.
Arif Fadillah menyatakan bahwa semangat Sumpah Pemuda tahun 1928 harus ditransformasikan ke dalam aksi nyata membangun daerah. Menurutnya, desa bukan lagi sekadar wilayah administratif, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang membutuhkan inovasi, kreativitas, dan energi segar dari generasi muda.
“Masa depan Indonesia tidak lagi hanya dibangun dari pusat kota, melainkan tumbuh subur dari lorong-lorong desa. Langkah nyata yang kita ambil di desa saat ini adalah kompas yang mengarahkan ke mana bangsa ini akan bergerak di masa depan,” ujar Arif Fadillah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Gardanusa sebagai organisasi yang fokus pada pemberdayaan masyarakat desa melihat adanya urgensi besar untuk menahan laju urbanisasi dengan cara menciptakan peluang kerja dan ekosistem digital di tingkat desa. Arif mengimbau agar para pemuda desa tidak ragu untuk memimpin perubahan, baik di sektor pertanian modern, UMKM, teknologi, maupun kelestarian lingkungan.
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ini, Gardanusa berkomitmen untuk terus memperluas jejaring pembinaan, memperkuat literasi digital, dan membuka akses kolaborasi bagi pemuda tani, nelayan, dan pelaku usaha di desa.
“Sudah saatnya pemuda desa bangga dengan identitasnya. Kita tidak boleh menjadi penonton di tanah sendiri. Mari kita jadikan desa sebagai pusat inovasi, tempat di mana tradisi berpadu dengan modernitas demi kesejahteraan bersama. Langkah kita, masa depan desa!,” tutup Arif.(***)
Lewati ke konten







