MediacyberID.com – MALANG – Rencana operasional Trans Jatim Koridor II di Kota/Kabupaten Malang masih menyisakan pembahasan terkait titik pemberhentian akhir ataupun keberangkatan. Terminal Tipe C Arjosari menjadi pilihan yang banyak disuarakan masyarakat, hingga Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim), Emil Elestianto Dardak menghubungi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat untuk memfasilitasi aspirasi tersebut.
Hal itu dibenarkan oleh Wahyu saat ditemui awak media usai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Malang pada hari Selasa (27/10/2026).
“Dari Dishub Provinsi masih membuka pembahasan, dialog, dan diskusi. Kemarin saya juga ditelepon Pak Wakil Gubernur bahwa masyarakat Malang banyak memberikan masukan kepada beliau, menginginkan tetap masuk ke Arjosari. Kami diminta untuk memfasilitasi,” ujar Wahyu.
Wahyu mengungkapkan, pihaknya juga menerima banyak masukan dari masyarakat Kota Malang yang mendukung agar layanan transportasi massal Trans Jatim dapat masuk hingga Terminal Tipe C Arjosari. Menurutnya, aspirasi tersebut perlu kembali dibahas bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Pemerintah Kota Malang juga harus mempertimbangkan masukan dari para pengemudi angkutan yang memiliki sejumlah keberatan terkait rencana operasional layanan tersebut.
“Banyak masukan dari masyarakat Kota Malang, yang hampir semuanya mendukung Trans Jatim masuk ke Terminal Arjosari. Nanti tetap kita bahas, kita juga akan menerima semua masukan, baik dari pengemudi maupun masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkot Malang tidak ingin mengabaikan salah satu pihak dalam mencari keputusan. Pemerintah berupaya menemukan jalan tengah agar kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik terakomodasi tanpa mengesampingkan persoalan yang dihadapi pengemudi angkutan konvensional.
Advertisement
Wahyu menyebut, koordinasi dengan Dishub Provinsi Jatim masih berlangsung secara intensif. Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan kesepakatan mengenai lokasi yang paling memungkinkan untuk menjadi titik akhir layanan Trans Jatim Koridor II.
“Intinya, kita akan mencari win-win solution, supaya masyarakat juga terfasilitasi dengan adanya Trans Jatim dan permasalahan yang dihadapi pengemudi bisa teratasi,” jelasnya.
Wahyu menyebut, dirinya juga telah meminta Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Bahkan, pendekatan langsung kepada para pengemudi angkutan akan dilakukan untuk mengetahui persoalan yang menjadi keberatan mereka sekaligus mencari alternatif penyelesaian.
Langkah tersebut dikebut mengingat waktu menuju target operasional Trans Jatim Koridor II pada akhir Oktober 2026 semakin dekat.
“Ini hari-hari ini saya sudah minta Pak Kadishub. Kita datangi satu-satu. Kita akan coba pembicaraan formal, melakukan pendekatan untuk mengetahui apa permasalahannya. Insyaallah akan ada solusi,” tuturnya.
Hingga kini, keputusan mengenai titik akhir layanan Trans Jatim Koridor II di wilayah Kota Malang belum ditetapkan secara final. Wahyu menyebut, pembahasan masih mengerucut pada dua alternatif, yakni Terminal Tipe C Arjosari atau kawasan Terminal Madyopuro.
Pemkot Malang masih berupaya menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus mendengarkan keberatan dari kalangan pengemudi angkutan sebelum menentukan langkah selanjutnya bersama pemerintah provinsi.
Bagi Wahyu, keputusan yang diambil nantinya harus mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mempertimbangkan keberlangsungan angkutan yang telah lebih dahulu melayani penumpang.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, koordinasi lintas pemerintahan dan dialog dengan para pengemudi menjadi tahapan penting untuk memastikan rencana operasional Trans Jatim Koridor II dapat berjalan dengan mempertimbangkan kepentingan berbagai pihak.
Sebelumnya, Trans Jatim Koridor II direncanakan bakal launching pada 30 Oktober 2026 mendatang. Trans Jatim Koridor II ini rencananya menghubungkan wilayah Kota Malang dengan Kabupaten Malang. Meski begitu, titik berangkat dan berakhir menjadi penentuan rute pasti yang bakal dilewati nanti.(***)
Lewati ke konten







