Beranda ﹥ Berita Terbaru ﹥ Targetkan Jadi Sentra Alpukat Garuda Yaksa dan Padi JP65, Pemkab Bogor Bagikan Bibit Unggul

Targetkan Jadi Sentra Alpukat Garuda Yaksa dan Padi JP65, Pemkab Bogor Bagikan Bibit Unggul

MediacyberID.com – KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya memperkuat sektor pertanian dan perkebunan daerah dengan menargetkan wilayah ini menjadi sentra produksi unggulan nasional. Fokus utama saat ini adalah pengembangan buah alpukat varietas Garuda Yaksa yang dikenal sebagai “khas Kota Hujan”, serta padi varietas Janjang Panen 65 (JP65).

Upaya strategis ini diwujudkan oleh Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) melalui pembagian bibit unggul dan benih bersertifikat langsung kepada para petani.

Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dan penyaluran bibit ini merupakan langkah awal untuk memproduksi massal tanaman unggulan tersebut. Bibit dan benih yang berkualitas ini nantinya tidak hanya disalurkan, tetapi juga dapat diakses melalui pembelian baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk ditanamkan secara luas.

“Kami melakukan sosialisasi dan membagikan bibit unggul tanaman buah alpukat Garuda Yaksa serta benih padi JP65 bersertifikat kepada para petani. Bibit dan benih ini nantinya bisa dibeli baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk ditanam oleh para petani,” ujar Entis Sutisna. Rabu (8/4/2026).

Lebih jauh, Entis menuturkan bahwa keunggulan komparatif dari kedua komoditas ini diharapkan mampu mengangkat nama Kabupaten Bogor di mata nasional. Alpukat Garuda Yaksa memiliki ciri khas daging buah yang tebal dan berkualitas, sementara padi JP65 memiliki keunggulan dalam masa tanam yang sangat singkat, hanya membutuhkan waktu sekitar 65 hari dari tanam hingga panen.

“Dengan memperbanyak bibit unggul ini, kami berharap Kabupaten Bogor bisa menjadi daerah sentra alpukat dan padi. Alpukat Garuda Yaksa ini khas Kabupaten Bogor, sementara padi JP65 bisa cepat dipanen. Kami berharap Bogor jadi salah satu rujukan utama,” tuturnya.

Untuk mendukung target tersebut, infrastruktur pemasaran pun terus disiapkan. Saat ini, Pemkab Bogor telah memiliki Pasar Pertanian Garuda. Ke depannya, setelah produksi melimpah, pemerintah berencana membangun Pasar Buah Garuda yang khusus menampung hasil panen buah-buahan unggulan daerah.

Visi besarnya adalah menjadikan kedua pasar tersebut tidak hanya beroperasi di tingkat lokal, melainkan menjadi pusat jual beli nasional. Pengelolaannya nanti akan dilimpahkan kepada Dinas Perdagangan dan Industri agar sistem pemasarannya lebih terintegrasi.

“Nanti, baik Pasar Pertanian Garuda maupun Pasar Buah Garuda akan dikelola oleh Dinas Perdagangan dan Industri. Harapannya, dua pasar ini menjadi pusat jual beli di tingkat nasional,” jelasnya.

Melalui langkah ini, Pemkab Bogor tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan semata, tetapi juga bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi para petani. Dengan adanya tempat pemasaran yang jelas dan pasar yang besar, diharapkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bogor akan semakin membaik. (Muldian)

error:
Scroll to Top