MediacyberID.com – Kabupaten Bekasi.BP3MI ikuti Sosialisasi Edukasi Pelindungan dan Migran Aman di Kabupaten Bekasi,
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI menggelar Sosialisasi Edukasi Pelindungan dan Migran Aman di Gor Futsal Desa Suka Dami Kec Cikarang Selatan,Kab Bekasi. Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperluas pemahaman generasi muda mengenai prosedur bekerja ke luar negeri yang aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus mendukung program SMK Go Global.
Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI,drg Putih Sari , Anisah Nurul S,Sos, dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI Propinsi jawa barat) KP2MI (Muhamad),Pemdes Sutikno,Sertu Budi (Babinsa AD), Sosialisasi ini melibatkan perwakilan sekolah sebagai sasaran edukasi, khususnya untuk memperkenalkan peluang kerja luar negeri dan pentingnya memahami prosedur penempatan pekerja migran sejak dini.Senin 26 Oktober 2026.
Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi salah satu kelompok sasaran strategis dalam kegiatan ini. Hal tersebut didasari oleh data penempatan Pekerja Migran Indonesia yang menunjukkan bahwa lulusan SMA merupakan salah satu kelompok pendidikan yang banyak bekerja ke luar negeri. Oleh karena itu, penyampaian informasi yang tepat kepada pelajar dinilai penting agar mereka memiliki bekal pengetahuan sebelum memasuki dunia kerja.
Dalam pemaparannya,drg Putih Sari ” menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai migrasi aman dan prosedur resmi bekerja ke luar negeri.
“Edukasi mengenai pelindungan dan migrasi aman perlu diberikan sejak dini, khususnya kepada para pelajar. Dengan pemahaman yang tepat, generasi muda diharapkan dapat mengenali peluang kerja luar negeri melalui jalur resmi, mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan, serta menghindari risiko bekerja secara nonprosedural,” demikian pesan yang dapat ditekankan dalam kegiatan sosialisasi tersebut
Selain itu, keterlibatan perwakilan sekolah diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi kepada peserta didik lainnya. Sekolah memiliki peran strategis dalam membantu generasi muda memperoleh informasi yang benar mengenai persiapan kerja, persyaratan penempatan, serta hak dan pelindungan yang harus diketahui oleh calon pekerja migran.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pemangku kepentingan di daerah dalam meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi peluang kerja global. Melalui program SMK Go Global, peningkatan kompetensi dan pemahaman mengenai prosedur bekerja ke luar negeri diharapkan dapat berjalan beriringan. Dengan hadirnya wakil rakyat, peserta berharap apa yang menjadi kebutuhan akan terselenggara dengan baik.
“Aspirasi dari para peserta khususnya dari unsur pelajar akan diakomodasi dengan baik, semoga kami dapat mengimplementasikan apa yang menjadi kebutuhan para adik-adik yakni pelatihan skill yang dibutuhkan untuk terjun ke dunia kerja terlebih pelatihan bahasa asing selain bahasa inggris yang belum umum diajarkan di sekolah-sekolah” ungkap drg Putih Sari.
Anisa nurul S.sos,dari BP3MI Propinsi jawa barat juga nebyampaikan”
Dengan adanya sosialisasi ini, para pelajar/Masyarakat di Kabupaten Bekasi diharapkan semakin memahami dan berikan pemahaman terhadap keluarganya atau anak-anaknya, bahwa bekerja ke luar negeri tidak hanya membutuhkan keterampilan dan kesiapan mental, tetapi juga pengetahuan mengenai jalur penempatan resmi dan pelindungan pekerja migran.
Upaya penyebarluasan informasi ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih siap, terampil, dan sadar akan pentingnya migrasi aman sehingga mampu memanfaatkan peluang kerja internasional secara bertanggung jawab dan Terlindungi.pungkas Anisa Nurul.(Dede ewok)
Lewati ke konten







