MediacyberID.com – Karawang, – Di tengah dinamika penanganan banjir yang kerap menjadi keresahan warga, PT Visindo Maju Sejahtera (VMS) menunjukkan bahwa kepedulian tidak berhenti pada niat, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Komitmen tersebut terlihat jelas dalam forum mediasi yang berlangsung hangat, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan pada Sabtu (11/4/2026) di Kantor Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Dalam suasana yang sarat keterbukaan, seluruh pihak hadir—mulai dari perusahaan, pelaksana teknis, pemerintah desa, hingga warga terdampak—duduk bersama mencari solusi terbaik.
Sejak awal, keterlibatan PT VMS dalam kegiatan pembuangan sedimentasi Sungai Kali Kalapa bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari kepedulian terhadap persoalan banjir yang telah lama membayangi kehidupan warga.
Namun di lapangan, perjalanan itu tidak selalu mudah. Dinamika sosial muncul, terutama saat proses awal penguatan tanggul yang sempat tertunda akibat keberatan dari salah satu pihak warga. Situasi ini menunjukkan bahwa setiap upaya pembangunan selalu memiliki tantangan yang membutuhkan kesabaran dan kebijaksanaan.
Alih-alih menghindar, PT VMS justru memilih untuk mendekat—mendengar, memahami, dan menjadikan setiap masukan sebagai pijakan untuk berbenah.
“Bagi kami, yang terpenting bukan hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan masyarakat merasa aman, dihargai, dan dilibatkan. Kepercayaan itu jauh lebih berharga,” ungkap Aris Susanto, pimpinan PT VMS, dengan nada penuh ketulusan.
Ketika curah hujan tinggi memperparah kondisi dan menyebabkan air meluap hingga masuk ke permukiman warga, PT VMS tidak tinggal diam. Respons cepat dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab, sekaligus bukti bahwa perusahaan hadir di saat masyarakat membutuhkan.
Menjelang Idulfitri, bantuan dana kerohiman disalurkan sebagai bentuk empati kepada keluarga terdampak. Tak berhenti di situ, fasilitas sumur bor satelit juga diberikan untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi—sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, upaya teknis terus digenjot. Normalisasi saluran air dilakukan, perbaikan drainase diperkuat, dan konstruksi tanggul ditingkatkan agar lebih kokoh dan mampu melindungi warga di masa mendatang.
“Ini bukan sekadar menyelesaikan masalah hari ini, tetapi memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Kami ingin memberikan rasa tenang bagi masyarakat,” tegas Aris.
Dalam forum mediasi tersebut, suara warga menjadi bagian penting. Setiap keluhan, harapan, dan masukan diterima dengan terbuka—bukan sebagai kritik semata, tetapi sebagai jembatan untuk membangun hubungan yang lebih kuat.
Pemerintah Desa Margakaya pun mengapresiasi langkah PT VMS yang dinilai tidak hanya berfokus pada proyek, tetapi juga menunjukkan kepekaan sosial dan tanggung jawab lingkungan yang patut dicontoh.
Suasana dialog yang hangat dan penuh saling pengertian menjadi bukti bahwa ketika komunikasi dibangun dengan hati, maka perbedaan dapat disatukan, dan solusi dapat ditemukan.
Lebih dari sekadar perusahaan, PT VMS hadir sebagai mitra masyarakat—yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan harapan, menjaga lingkungan, dan merawat kepercayaan.
Mediasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kolaborasi yang lebih kuat. Sebuah pengingat bahwa setiap tantangan dapat dihadapi bersama, selama ada kejujuran, kepedulian, dan komitmen untuk saling menjaga.(Dede ewok)
Lewati ke konten







